Jika
ada pertemuan, pasti ada perpisahan, apakah itu cepat atau lambat.
Entah dengan keadaan senang ataupun sedih. Hal tersebut telah
membuktikan pada kita dan membuka mata kita untuk lebih memahami bahwa
diri kita ini adalah kecil dan Tuhan adalah besar. Terlalu cepat kita
untuk senang tanpa melihat orang di sekitar kita. Segenggam janji, seuntai kata yang telah terucap. Keberhasilan dan kesuksesan yang tak sempat disaksikan bersama.
Soul
Kadang.. kita lupa ngaca siapa diri kita sendiri. . melihat orang lain lebih rendah atas diri kita sendiri. Siapa seh low?? Bisa apa seh low?? Kata2
yang mungkin pernah terlintas benak kita.. Ingatkah kita sebelum ada
didunia ini.. setelah kita 4 bulan dalam kandungan sang mama, sukma
telah dihembuskan dalam diri kita, yang sebelumnya kita hanyalah setetes
air, segumpal darah, dimana darah itu menjadi tulang-belulang,
kemudian tulang-belulang itu dibungkus dengan segumpal daging..
Masihkah ingat akan janji kita sebelum hidup dulu,, akan menghamba
kepada Nya?? Banyak cara untuk menghamba, salah satunya adalah jiwa
kita. Apakah segala sesuatu dinilai dengan uang, materi, kebaikan,
pujian, penghargaan, terkenal?? Tidak,, 1000%.
Nah saatnya sekarang untuk merenung,, bahwa,hidup kita ini
sementara, buatlah sesuatu yang indah dengan Ilmu yang kita miliki,,
Berikan yang terbaik untuk semua orang yang kita kenal.. Ga ada ruginya
ko, percayalah, bahwa rizqi udah ada yang ngatur, jangan tkut miskin
dengan apa yang kita lakuin sekarang, berkorban demi ilmu
pengetahuan.mungkin akan kita terima cercaan, makian, bahkan hujatan,
sok suci, sok hebat. Berapa lama sih kuat seperti itu,, Paling lama 100
tahun manusia hidup didunia ini, ingat tujuan hidup kita ga hanya di
dunia ini saja, namun sesuatu yang lebih penting dan utama adalah
kehidupan kelak di akhirat tar, sesuatu yang kadang terlupakan oleh
kita.
Segala sesuatu itu berawal dari N I A T, Insya4jji bermanfaat..
Amien